23 Juni 2008

Pulau Papua?

Saya sudah mendengar kata PAPUA semenjak masuk sekolah dasar. Yang saya tahu itu Papua itu adalah nama suku bangsa pada umumnya yang berdiam di pulau yang bernama Irian baik yang di Irian Timur maupun yang di Irian Barat. Yang di sebelah timurnya disebut Papua Niugini, atau New Guinea. Papua juga. Pulau besar di bagian timur Indonesia itu disebut Pulau Irian. Pulau itu direbut oleh Bung Karno pada tahun 1963 dari kekuasaan Belanda karena merupakan bagian dari wilayah Indonesia. Yang disebut wilayah Indonesia adalah semua wilayah atau pulau yang merupakan koloni atau jajahan Belanda.

Itu sebabnya wilayah timur Pulau Timor (jajahan Portugis) dan Kalimantan Utara (wilayah jajahan Inggris) tidak masuk wilayah Indonesia. Timor Timur dan wilayah kantong Ambenu yang berada di wilayah Indonesia (di sebelah utara Kabupaten Timor Tengah Utara di NTT) pernah masuk menjadi wilayah Indonesia atas ambisi Presiden Soeharto.

Seminggu setelah Presiden Gerald Ford meninggalkan Indonesia pada tahun 1976, hiruk-pikuk terjadi di wilayah yang ditinggalkan Portugis itu. Akhirnya muncul Perjanjian Balibo ketika tiga partai di Timor Timur yakni Apodeti, Kota, dan Trabalista menyatakan bergabung dengan Indonesia. Sialnya, sebuah partai mayoritas berhaluan komunis Fretelin pimpinan Xanana Gusmao tidak mau bergabung.

Fretilin merupakan kependekan dari Frente Revolucionária de Timor-Leste Independente yang dalam bahasa Portugis adalah sebuah gerakan pertahanan yang berjuang untuk kemerdekaan Timor Timur, (wikipedia). Timor Timur akhirnya jadi wilayah Indonesia juga, tetapi Xanana Gusmao lari ke hutan dan menjadi buronan ABRI. Dia tertangkap ketika Abilio Soares jadi gubernur menggantikan menggantikan Carascalao. Masuklah dia ke penjara Cipinang hampir selama lima tahun. Sialnya, PBB tidak juga tidak mau mengakui wilayah itu, dan setelah Pak Harto dilengserkan tahun 1998, setahun kemudian terjadi pula pergolakan, dan akhirnya wilayah itu pun lepas dan merdeka. Nasibnya Irian tidak seperti itu.

Pada tahun 1969 terjadi Pepera atau Penentuan Pendapat Rakyat, dan hasilnya Irian menjadi wilayah Indonesia yang diakui PBB. Penghuni asli pulau itu kita sebut pula orang Irian. Sebenarnya bukan begitu. Orang di pulau Irian itu lebih suka menyebut dirinya PAPUA sejak dulu.

Maka itu ada lagu terkenal tahun 1960-an yang dinyanyikan oleh dua wanita besaudara asal Ambon bernama Paty Bersaudara. Lagunya begini:
Orang Papua makan papariPapari dengan bijinyaPakai mata telinga kalau mencari teman Jangan sampai dapat kulit durian Ref Uhate, uhate, uhate bae-bae...dst


Ketika Gus Dur menjadi presiden keempat menggantikan Habibie, penghuni wilayah itu resmi berganti nama menjadi PAPUA lewat undang-undang otonomi khusus. "Jadi, kami ini orang Papua, bukan orang Irian," kata seorang teman asal negeri itu.

Meskipun begitu, saya belum pernah mendengar ada Pulau Papua. Tetapi rasa-rasanya kok ganjil benar pulau itu disebut Pulau Papua. Lha, di alam peta pulau itu tetap saja disebut Pulau Irian. Apa sudan diganti ya? Mungkin saya "telmi' alias telah mikir.

Umbu ReyAntara

Tidak ada komentar: